polda-jabar-selidiki-kasus-lisa-mariana-ridwan-kamil-tawaran-uang-rp25-miliar-dan-polemik-tes-dna

saintgeorgesflushing – Isu perselingkuhan yang melibatkan aktris Lisa Mariana dan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023, Ridwan Kamil, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul klaim kontroversial di media sosial. Sejumlah akun anonim menyebut hubungan keduanya tidak hanya sekadar persahabatan, bahkan mengaitkannya dengan permintaan tes DNA dan tawaran uang senilai Rp2,5 miliar untuk menutupi kasus tersebut.

Klaim Kontroversial dan Bantahan Pihak Terkait

Menurut laporan beberapa media online, sumber yang enggan disebut namanya menyatakan bahwa Lisa Mariana diduga meminta Ridwan Kamil melakukan tes DNA untuk membuktikan hubungan biologis dengan seorang anak. Klaim ini semakin ramai setelah muncul percakapan screenshoot yang diunggah netizen, meski keasliannya belum diverifikasi.

Di sisi lain, Ridwan Kamil melalui tim hukumnya membantah keras semua tuduhan. “Ini adalah fitnah yang ditujukan untuk merusak reputasi Pak Ridwan Kamil dan keluarga. Kami sudah melaporkan akun-akun penyebar hoaks ke pihak berwajib,” tegas pengacara Ridwan Kamil, Irfan Nurman, dalam keterangan pers.

Lisa Mariana juga membantah melalui unggahan Instagram Stories: “Saya tidak pernah memiliki hubungan di luar profesional dengan Pak RK. Ini semua kebohongan yang dibuat orang tidak bertanggung jawab.”

Tawaran Uang Rp2,5 Miliar dan Investigasi Hukum

Isu semakin rumit ketika seorang pengacara bernama Andi Wijaya mengklaim di YouTube bahwa ada pihak yang menawarkan uang Rp2,5 miliar kepada Lisa Mariana untuk “mengakhiri skandal”. Namun, Lisa membantah menerima tawaran tersebut: “Saya tidak pernah berurusan dengan hal seperti itu. Ini semua fiktif,” tegasnya.

Kepolisian Daerah Jawa Barat mengonfirmasi sedang memeriksa laporan terkait kasus ini. “Kami mengimbau masyarakat tidak menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Kusworo Wibowo.

Reaksi Publik dan Dampak Politik

Isu ini memicu perdebatan panas di kalangan netizen. Sebagian mendukung Ridwan Kamil, menyebut ini upaya pelemahan menjelang Pilpres 2024, sementara yang lain meminta transparansi. “Jika tidak benar, kenapa tidak langsung tes DNA?” tulis akun @NetizenJabar24 di Twitter.

Pengamat hukum pidana, Dr. Ahmad Riyadi, S.H., M.H., mengingatkan: “Penyebaran konten tanpa bukti bisa masuk jerat UU ITE, khususnya pencemaran nama baik. Tes DNA pun tidak bisa dipaksakan tanpa proses hukum yang sah.”

Misteri Sumber Awal Isu

Hingga kini, sumber awal isu masih belum jelas. Beberapa spekulasi menyebut ini terkait konflik internal partai politik atau upaya menjatuhkan elektabilitas Ridwan Kamil yang disebut-sebut akan maju di Pilpres 2024. Namun, semua pihak yang disebut menolak berkomentar.

Peringatan untuk Publik

Kominfo mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi sensitif. “Verifikasi dulu ke sumber resmi sebelum membagikan konten yang berpotensi merugikan pihak lain,” pesan Plt. Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong.